foto gabah petani di sawah

Diserang Wareng, Hasil Panen Petani Mukti Jaya Munurun

MUKTI JAYA Petani desa Mukti Jaya, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, mengeluh dan mengaku pasrah akibat tanaman padi milik mereka diserang hama wareng, akibatnya hasil panen petani  mengalami penurunan.

Petani Desa Muktijaya, Kadek Astra mengatakan bahwa serangan hama atau yang disebut wereng ini sangat sulit untuk dikendalikan, akibatnya berdampak pada hasil pertanian petani.

“Serangan hama tidak membutuhkan waktu lama, hanya dalam waktu 3 hari batang padi sudah mulai mengerimng, sementara harga obat pembasmi hama relatif mahal, hal ini  membuat para petani tidak dapat berbuat banyak dan pasrah,” kata Kadek Astra, saat diwawancarai jurnalis desa disawahnya, di RT 04, Desa Muktijaya, Sabtu (13/03/2021).

“Hasil panen tahun ini menurun drastis, biasanya mendapatkan hasil rata-rata 80 ton per hektarnya, Karena diserang hama wareng, tahun ini kami hanya mendapatkan hasil 50-60 ton per hektarnya. Tentunya ini sangat merugikan kami para petani,” ungkap Kadek Astra.

Kadek Astra berharap memasuki tanam padi yang ke dua atau IP 200 ini, para petani berharap semoga mendapatkan hasil yang lebih baik dan tidak terkena hama wareng lagi.

 

Laporan Jurnalis Desa Mukti Jaya

*Ni Made Juliyanti