Jaringan Sosial Etnis Bali dengan sesama

Dengan menjunjung tinggi rasa kekeluargaan antar sesama masyarakat Etnis Bali, yang memiliki budaya dan kepercayaan yang sama, mereka saling tolong-menolong dan telah merasa menjadi satu keluarga, meski takada hubungan darah. Tidak pernah terjadi selisih paham antar sesame
Etnis Bali yang tinggal di Desa Mukti Jaya.

Ketika ada salah satu dari mereka yang mengalami musibah, mereka selalu bersimpatikan dan menggerakkan karang taruna pemuda Bali untuk membantu meringankan beban keluarga yang terkena musibah. Dalam segi ekonomi, Etnis Bali yang memiliki perekonimian yang berkecukupan
akan membantu etnis Bali yang tidak memiliki lahan untuk pertanian dan perkebunan dengan cara menyewakan tanah yang dimiliki dan meminjamkan modal untuk membeli bibit dan peralatan
lainnya untuk pertanian, yang nantinya akan dibayar setelah panen tiba.
Interaksi antara etnis Bali antara masyarakat yang ada di Desa Mukti Jaya terjalin komunikasi yang sangat baik, mereka tidak pernah mengalami suatu konflik atau suatu gesekan sesame masyarakat Desa Mukti Jaya. Pembaagian perekonomian dan penghasilan tergantung dengan skill yang dimiliki masing-masing masyarakatan tanpa ada pembatas dan sekat-sekat antar etnis.
Kehidupan masyarakat yang bisa dikatakan berkecukupan biasa membuka jenis usaha apa saja tanpa ada rasa takut mengganggu masyarakat lain yang memiliki usaha yang sama. Masyarakat yang memiliki usaha yang cukup besar, juga membuka peluang pekerjaan bagi yang membutuhkan
tanpa memandang jenis etnis dan suku bahkan agama yang membutuhkan pekerjaan, karena rasa tolong-menolong dan toleransi yang diterapkan di Desa Mukti Jaya tumbuh susbur.
Interaksi antarakelompok etnis Bali dan masyarakat Desa Mukti Jaya terjalin sangat harmonis, terlihat dalam hal gotong royong saat perbaikan jalan ketika jalan di Desa Mukti Jaya rusak dilanda hujan yang lebat, pawai ogoh-ogoh yang dibantu pemuda Desa Mukti Jaya saat Etnis Bali selesai menjalankan Ibadah Nyepi. .© JURNALIS DESA MUKTIJAYA