Bupati Banyuasin Lantik PPPK dan Pejabat Fungsional Pemkab Banyuasin

Penantian Panjang 2 Tahun P3K Banyuasin Akhirnya Terjawab

Setelah hampir dua tahun menunggu, akhirnya sebanyak 223 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I, serta 132 pejabat fungsional di lingkungan Pemkab Banyuasin resmi dilantik dan diambil sumpah, Kamis (25/2/2021).

Pelantikan dan pengambilan sumpah bagi PPPK dan pejabat fungsional ini dilakukan langsung oleh Bupati Banyuasin H. Askolani, SH., MH didepan Halaman Kantor Bupati Banyuasin. Setelah menjalani prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah, para PPPK langsung menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan.

Pelantikan kali ini tetap mengedepankan Protokol Kesehatan dan dilakukan di Lapangan terbuka dengan berfilosofi selain sehat ditengah pandemi karena disinari terik mentari pagi, juga mengisyaratkan siap kerja melayani masyarakat.

Kepala BKPSDM Banyuasin Drs.Edi Haryono mengatakan 223 orang P3K yang dilantik ini telah melalui proses seleksinya pada tanggal 23-24 Februari 2019. Sehingga peresmian tanggal 25 Februari 2021 ini tepat 2 tahun.

Peserta seleksi terdaftar 313 orang yang berasal dari tenaga honorer K2, namun yang sesuai dengan ketentuan pasing grate penilaian hanya 226 orang dan semuanya diusulkan ke Menpan RB RI pada 3 Desember 2020 dan semuanya di setujui.

” Dari 226 orang yang disetujui, dan dilakukan pemberkasan nomor induk, ada 3 orang penyuluh yang mengundurkan diri dikarenakan ada yang lulus CPNS, meninggal dunia dan mengundurkan diri.

Sehingga P3K Tahap 1 yang kita resmikan hari ini berjumlah 223 orang dengan rincian tenaga pendidikan 179 orang, kesehatan 3 orang dan dan teknis 41 orang, “terangnya.

Sedangkan pejabat fungsional yang dilantik hari ini merupakan hasil verifikasi tahun 2020-2021 berjumlah 132 orang. Mereka ini terdiri dari tenaga kesehatan seperti bidan, perawat, dokter, apoteker, penyuluh kesehatan, guru, dan perpustakaan.

Dalam Sambutannya Bupati H. Askolani dengan tegas mengatakan bahwa ASN itu pelayan masyarakat, maka hal itu harus benar-benar dipahami. Caranya melayani masyarakat dengan penuh cinta kasih dan tanggung jawab. Maka perlu ada jiwa pengabdian yang tinggi mengingat kita sudah digaji oleh negara, khusus ASN Banyuasin sudah diberi tambahan TPP.

“Setelah penantian panjang selama ini guru-guru kerap kali mendatangi saya maupun Pakde, hari ini do’anya dijawab Allah SWT, mereka datang karena menyuarakan isi hati mereka untuk bisa ikut korps PNS. Maka kami Pemerintah Kabupaten Banyuasin tidak berdiam diri saja, ikut memperjuangkan nasib guru honorer. Akhirnya pertama kali di Banyuasin, rekan-rekan kita yang sudah berjuang puluhan tahun untuk diangkat menjadi Korps PNS, hari ini terjawab sudah. Selamat kepada pegawai P3K yang mulai saat ini perjuangan kalian sudah dihargai oleh pemerintah,” ucap Askolani.

” Kerjakan dengan keras, cerdas dan ikhlas, untuk mencapai Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera. Tanamkan jiwa pengabdian yang tinggi untuk membangun Banyuasin tercinta ini, “tegasnya.

Sebagai Informasi P3K ini ada limit waktu, ada penilaian kinerja karena dikontrak selama 5 tahun dan akan diperpanjang jika dinilai baik.

Ayah 6 orang anak ini juga berpesan kepada semua yang baru aaja dilantik agar dapat menunjukkan kinerja dengan lebih baik, karena seluruh ada proses evaluasi dan penilaian kinerja. Menjadi catatan penting bagi para ASN untuk mengikuti proses kepegawaian kedepannya.

“Selamat bekerja, lakukan yang terbaik, etos kerja yang tinggi harus ditanamkan dalam sanubari, disiplin kunci utama dalam melakukan pekerjaan sehari-hari, karena pastinya akan berdampak pada kinerja, jika tidak maka saya tidak akan segan-segan memberikan sanksi,”pungkasnya. © JURNALIS DESA MUKTIJAYA – 2021-02-25 09:28:56